(0293) 326945 | 1301 [email protected]

Dorong Pendidikan Inklusi, Dosen UNIMMA Lolos Hibah Riset Unggulan Daerah 2026

Dr. Galih Istiningsih, M.Pd berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Riset Unggulan Daerah (RUD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Magelang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA).  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). 

Dr. Galih Istiningsih, M.Pd berhasil lolos hibah dalam ajang Riset Unggulan Daerah (RUD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Magelang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada inovator dan peneliti yang berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas layanan masyarakat di Kota Magelang melalui hasil riset yang inovatif dan aplikatif.

Dalam kompetisi tersebut, Dr. Galih beserta tim mengusung penelitian berjudul “SI-PANDAI: Model Sekolah Inklusi Berbasis Kesiapan Guru dalam Perspektif EDAI (Equity, Diversity, Accessibility, and Inclusion) di Kota Magelang”. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh masih adanya sejumlah tantangan dalam penerapan pendidikan inklusif di Kota Magelang, meskipun daerah ini telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun pendidikan inklusif dan memiliki capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan yang baik. 

“Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain ketidaksinkronan data Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), rendahnya kesiapan guru dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, belum terintegrasinya prinsip EDAI dalam manajemen sekolah, serta belum adanya model sekolah inklusi yang aplikatif dan berbasis kesiapan guru,” jelasnya. Selain itu, masih ditemukan sejumlah kendala berupa keterbatasan kompetensi guru, aksesibilitas layanan pendidikan, stigma sosial, serta dukungan lingkungan sekolah yang belum optimal. 

“Oleh karena itu, penelitian ini berupaya menghadirkan solusi berupa model sekolah inklusi yang dapat memperkuat kesiapan guru sekaligus mendukung terwujudnya sekolah yang harmonis, humanis, dan bebas diskriminasi,” ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, SI-PANDAI hadir dengan keunggulan berupa integrasi prinsip EDAI ke dalam fungsi manajemen sekolah yang mencakup Planning, Organizing, Leading, dan Controlling (POLC). 

“Dalam model ini, kesiapan guru menjadi penghubung utama yang mentransformasikan nilai-nilai keadilan, keberagaman, aksesibilitas, dan inklusi menjadi praktik pendidikan yang nyata dan berkelanjutan,” tuturnya. Dr. Galih menambahkan bahwa model SI-PANDAI tidak hanya berfokus pada aspek kebijakan, tetapi juga pada peningkatan kesiapan guru secara komprehensif dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. 

“Guru tidak hanya memahami konsep pendidikan inklusif, tetapi juga memiliki panduan yang jelas dalam melaksanakan pembelajaran, menangani ABK, serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh siswa,” imbuhnya.

Implementasi model SI-PANDAI diyakini memberikan manfaat luas bagi berbagai pihak. 

Bagi sekolah dan guru, model ini dapat meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran inklusif, memperkuat tata kelola sekolah berbasis EDAI, memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengajar ABK, termasuk ketika belum tersedia Guru Pendamping Khusus (GPK) serta membantu proses supervisi dan evaluasi implementasi pendidikan inklusif secara lebih objektif. 

“Sementara itu, bagi peserta didik berkebutuhan khusus, model ini memberikan kesempatan memperoleh akses pendidikan yang lebih adil, setara, dan bebas diskriminasi. Dengan penerapan model SI-PANDAI, siswa ABK bisa memperoleh layanan pembelajaran, media, dan penilaian yang adaptif sesuai kebutuhan masing-masing,” ujarnya.



.

Inspiratif! Kalam Wiratama, Mahasiswa S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Lolos Hibah Kebudayaan Nasional Senilai Rp 119 Juta

Kebanggaan luar biasa kembali diukir oleh sivitas akademika Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Salah satu mahasiswa terbaiknya, Kalam Wiratama, dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan dana hibah kebudayaan tingkat nasional melalui program Dana Indonesia Raya yang dikelola oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui laman https://danaindonesiaraya.kemenbud.go.id/data-penerima, Kalam Wiratama selaku Penanggung Jawab program berhasil membawa pulang dukungan pendanaan sebesar Rp 119.999.000,- untuk kategori Pendayagunaan Ruang Publik di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Gelaranagung GALA DESA MAHAYANA: Pemuliaan Peradaban Desa

Proyek kebudayaan yang berhasil meloloskan Kalam dalam seleksi ketat ini bertajuk “Gelaranagung GALA DESA MAHAYANA”. Program ini dirancang sebagai rangkaian aktivitas kebudayaan yang bermuara pada pagelaran serta festival peradaban desa demi memuliakan keluhuran budaya lokal.

Bukan sekadar ajang hiburan musiman, Gelaranagung Gala Desa Mahayana dikonsep secara matang sebagai ruang edukasi, wadah ekspresi, serta sarana regenerasi nilai-nilai luhur peradaban desa. Pendayagunaan ruang publik ini nantinya akan dikemas secara apik melalui dua pilar utama, yaitu:

  1. Pertunjukan atau Pementasan Edukatif: Menampilkan rekonstruksi nilai sejarah dan seni tradisi yang sarat akan pesan moral bagi generasi muda.
  2. Pameran atau Pasar Agung: Ruang pameran kebudayaan sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal desa.

Apresiasi dari Kaprodi S2 Pendidikan Dasar

Ketua Program Studi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA, Dr. Galih Istiningsih, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas capaian prestisius ini.

“Prestasi yang diraih oleh Mas Kalam Wiratama menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa S2 Pendidikan Dasar UNIMMA tidak hanya unggul di dalam ruang kelas akademik, namun juga mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang berdampak langsung dalam memajukan kebudayaan dan mengedukasi masyarakat luas,” ujarnya.

Pencapaian besar ini sejalan dengan komitmen penjaminan mutu kurikulum yang tertuang dalam dokumen kurikulum serta menguatkan posisi program studi yang telah menyandang status resmi “Terakreditasi Pertama” dari LAMDIK. Melalui implementasi proyek Gala Desa Mahayana ini, diharapkan ruang publik di Jawa Tengah mampu bertransformasi menjadi pusat edukasi karakter berbasis budaya yang kuat, sejalan dengan visi profetik yang diusung oleh FKIP UNIMMA. 

Selamat kepada Kalam Wiratama! Semoga pelaksanaan Gelaranagung Gala Desa Mahayana berjalan dengan sukses dan memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian peradaban bangsa.

(Tim Humas S2 Pendas FKIP UNIMMA)

S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Sukses Gelar Webinar Pendidikan: Solusi Guru Tangguh Hadapi Dinamika Kelas dan Beban Administratif

S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Sukses Gelar Webinar Pendidikan: Solusi Guru Tangguh Hadapi Dinamika Kelas dan Beban Administratif

 Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) sukses menyelenggarakan Webinar Pendidikan berskala regional pada Jumat, 15 Mei 2026 lalu. Webinar yang dilaksanakan secara daring melalui media Zoom Meeting ini mengusung tema yang sangat relevan dengan realitas dunia pendidikan saat ini, yaitu “Guru Tangguh, Kelas Kondusif: Mengelola Emosi dan Keberagaman Murid demi Pembelajaran Berkualitas”

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian prodi terhadap tantangan riil yang dihadapi para guru di lapangan. Selain dituntut cakap mengelola keberagaman karakter siswa di kelas, saat ini guru juga dihadapkan pada tingginya beban administratif penunjang, seperti pengelolaan data Dapodik, yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis dan kesejahteraan mental mereka. 

Sinergi dan Dukungan Penuh Fakultas

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Dekan FKIP UNIMMA, Bapak Ari Suryawan, M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah taktis Prodi S2 Pendidikan Dasar yang konsisten menyediakan ruang refleksi, peningkatan kompetensi, serta penguatan mental bagi para pendidik agar tetap profesional dan bahagia dalam menjalankan tugas mulianya. 

Kupas Tuntas Seni Manajemen Kelas dan Kesehatan Mental Guru

Webinar dikemas menjadi dua sesi materi yang padat dan interaktif dengan menghadirkan narasumber yang pakar di bidangnya: 

  1. Sesi 1: Seni Menangani Keberagaman Dipaparkan oleh Bapak Untung Supriyadi, S.Pd.I (Penasehat FGM Kabupaten Magelang) dengan subtema “Seni Menangani Keberagaman: Strategi Manajemen Kelas untuk Menghadapi Siswa Aktif dan Lambat Belajar”. Beliau membagikan berbagai teknik praktis bagi guru untuk merangkul berbagai tipe siswa dalam satu ruang kelas mulai dari yang sangat aktif hingga yang lambat belajar secara efektif tanpa harus menguras emosi negatif. 
  2. Sesi 2: Guru Bahagia, Murid Ceria Disampaikan langsung oleh Ibu Dr. Galih Istiningsih, M.Pd (Ketua Program Studi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA) dengan subtema “Guru Bahagia, Murid Ceria: Menjaga Kesehatan Mental dan Work-Life Balance di Tengah Kesibukan Dapodik”. Sesi ini membekali peserta dengan teknik manajemen stres, kiat menjaga keseimbangan hidup dan kerja (work-life balance), serta dorongan motivasi internal agar guru tetap memiliki semangat mengajar yang prima meskipun di tengah kepungan tugas administratif. 

Antusiasme Peserta dan Diskusi Interaktif

Dipandu oleh moderator, agenda yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini memicu antusiasme tinggi dari para peserta, yang didominasi oleh praktisi guru sekolah dasar dan mahasiswa. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi wadah yang hidup bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman nyata mengenai tantangan pembelajaran masa kini. 

Melalui pelaksanaan webinar ini, Prodi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA berharap dapat memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan dalam meningkatkan mutu manajemen kelas di sekolah-sekolah, sekaligus menguatkan resiliensi para guru demi terciptanya iklim pembelajaran berkualitas, menyenangkan, dan berpihak pada murid. 

(Tim Humas S2 Pendas FKIP UNIMMA)

Resmi! S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Raih Status “Terakreditasi Pertama” dari LAMDIK MAGELANG

Resmi! S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Raih Status “Terakreditasi Pertama” dari LAMDIK MAGELANG

Kabar gembira dan membanggakan datang dari Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNIMMA secara resmi menyampaikan Surat Pemberitahuan terkait penerbitan SK dan Sertifikat Akreditasi untuk prodi tersebut. 

Berdasarkan Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) Nomor 270/SK/LAMDIK/Ak-PSB/M/II/2026, Program Studi Pendidikan Dasar pada Program Magister UNIMMA dinyatakan telah memenuhi syarat minimum akreditasi. Atas pencapaian tersebut, prodi ini resmi menyandang status TERAKREDITASI PERTAMA

Masa Berlaku Akreditasi

Sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 18 Februari 2026 oleh Ketua Umum LAMDIK, Prof. Dr. Muchlas Samani, status akreditasi ini memiliki masa berlaku yang cukup panjang: 

  • Mulai Berlaku: 10 Januari 2025 
  • Berakhir Pada: 31 Agustus 2027 

Pemberitahuan resmi ini disampaikan langsung melalui Lembar Disposisi dan Surat Keluar dari Kepala BPM UNIMMA, Prof. Dr. Heni Setyowati ER, S.Kp., M.Kes., kepada Dekan FKIP UNIMMA untuk segera didokumentasikan dan dipergunakan sebagaimana mestinya. 

Komitmen Menjaga Mutu Akademik

Status “Terakreditasi Pertama” ini mengacu pada pemenuhan regulasi penjaminan mutu pendidikan tinggi mutakhir, yang menjadi jaminan awal bagi mahasiswa bahwa proses akademik di S2 Pendidikan Dasar UNIMMA berjalan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan. 

Dekat dengan momentum pemutakhiran kurikulum yang dirumuskan dalam berkas dokumen, pencapaian akreditasi ini kian memantapkan posisi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA dalam melahirkan lulusan magister yang unggul, profesional, dan berdaya saing. 

Seluruh pengelola program studi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan jajaran rektorat, BPM, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras menyukseskan pemenuhan mutu akreditasi ini. Ke depan, prodi akan terus melangkah optimis dalam mempersiapkan re-akreditasi berikutnya demi mempertahankan dan meningkatkan mutu institusi. 

(Tim Humas S2 Pendas FKIP UNIMMA)

Resmi! S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Raih Status “Terakreditasi Pertama” dari LAMDIK MAGELANG

Mantapkan Kualitas Lulusan, Prodi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA Gelar Review Visi Keilmuan dan Kurikulum Bersama Pakar Eksternal

Dalam rangka menyelaraskan arah institusi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan dunia kerja global, Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan agenda penting bertajuk “Review Visi Keilmuan dan Kurikulum”. Acara ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam memutakhirkan kurikulum agar tetap adaptif, inovatif, dan berlandaskan nilainilai AlIslam dan Kemuhammadiyahan (AIK). 

Kegiatan yang berlangsung secara khidmat ini menghadirkan pakar eksternal yang ahli di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Minsih, M.Pd. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kehadiran beliau memberikan warna, perspektif tajam, serta masukan yang konstruktif dalam membedah seluruh aspek penunjang akademik ke depan. 

Dalam sesi pemaparan, ditekankan bahwa Visi Keilmuan Magister S2 Pendidikan Dasar UNIMMA diarahkan untuk menjadi pusat pengembangan teknologi dan transformasi pedagogis di bidang pendidikan dasar yang unggul dalam melahirkan lulusan yang PROFETIK (Profesional, Terampil, Inovatif, dan Kompetitif) secara global pada tahun 2035. “Visi keilmuan ini bukan sekadar kalimat di atas kertas, melainkan panduan moral dan akademik untuk melahirkan pendidik, peneliti, dan konsultan yang tidak hanya cerdas intelektual, melainkan juga berintegritas tinggi berdasarkan nilainilai luhur kemanusiaan dan keislaman,” ungkap Prof. Minsih dalam salah satu sesi ulasannya.

Guna mendukung ketercapaian visi tersebut, rapat ini membedah secara detail kesesuaian antara:

  • Profil Lulusan: Sebagai Pendidik, Peneliti, dan Konsultan bidang Pendidikan Dasar.
  • Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL): Terdiri dari 9 butir utama (CPL.01 hingga CPL.09) yang mengintegrasikan penguasaan IPTEKS, metodologi riset, hingga nilai AIK.
  • Bahan Kajian: Meliputi rumpun Landasan Pendidikan Dasar, Perspektif Pendidikan Dasar, Konsep Keilmuan, hingga Praksis Pembelajaran di Sekolah Dasar.

Rekomendasi penting yang disepakati dari review ini adalah penguatan integrasi kurikulum digital, metodologi penelitian mutakhir untuk tesis, serta pembentukan struktur mata kuliah baru yang relevan dari Semester 1 hingga Semester 4.

Review kurikulum yang terdokumentasi rapi  ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi FKIP UNIMMA untuk melangkah lebih jauh di kancah nasional maupun internasional. Melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi Muhammadiyah,dalam hal ini bersama UMS,mutu akademik program magister di lingkungan persyarikatan akan semakin solid dan berdampak luas bagi masyarakat.

Acara ditutup dengan penuh kehangatan melalui sebuah apresiasi pantun atas kerja keras seluruh tim kurikulum dalam mencurahkan energi terbaik demi kemajuan Prodi S2 Pendidikan Dasar FKIP UNIMMA.

(Tim Humas S2 Pendas FKIP UNIMMA)