Dec 9, 2025
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Magelang
Komisariat Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Periode 2025/2026
Ideologi Dilandaskan, Regenerasi Digerakkan: Kader Pencerah Siap Dihadirkan
Magelang, 5 November 2025
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Magelang Komisariat Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan penuh semangat menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai salah satu pilar utama pembinaan kader tingkat awal. Kegiatan ini dilaksanakan pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 di SMP Muhammadiyah Muntilan sebagai bentuk aktualisasi sistem perkaderan IMM yang integral, terstruktur, dan berkelanjutan.
Mengangkat tema “Meneguhkan Spirit Keislaman dan Kemuhammadiyahan dalam Gerakan Kader IMM yang Berkemajuan”, DAD kali ini diikuti oleh 20 kader terpilih yang siap melanjutkan estafet perjuangan dan regenerasi organisasi. Seluruh peserta dipersiapkan agar mampu mengemban amanah sebagai akademisi Islam yang berakhlak mulia sesuai amanat Anggaran Dasar IMM. Kegiatan ini berjalan dengan suasana pembinaan yang intensif, mencakup pendalaman ideologi, pembentukan karakter, penguatan spirit gerakan, serta pemahaman menyeluruh tentang eksistensi IMM sebagai gerakan dakwah Islam, ilmu pengetahuan dan kemasyarakatan.
Enam materi utama dihadirkan dalam rangka mengokohkan tri kompetensi dasar IMM (Keimanan, Keilmuan, dan Amal Sholeh), yaitu al-Islam, kemuhammadiyahan, ke-IMM-an, gender, manajemen diri dan filsafat. Keseluruhan materi tersebut disampaikan oleh para narasumber yang berkompeten dan berpengalaman dalam gerakan intelektual dan sosial kemasyarakatan. Para pemateri menegaskan pentingnya kader IMM memiliki integritas moral, daya nalar kritis, kesadaran sejarah, serta kemampuan mempengaruhi dan menggerakkan masyarakat.
Ketua Umum PK IMM Komkip dalam sambutannya menyampaikan bahwa DAD merupakan langkah fundamental dalam mencetak kader ideologis yang tak hanya hadir sebagai organisatoris, namun juga menjadi pionir perubahan dan penyampai risalah dakwah Islam berkemajuan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader mampu meneguhkan komitmennya terhadap Persyarikatan Muhammadiyah, serta mengambil peran nyata dalam perjuangan menegakkan nilai keadaban, kemajuan ilmu pengetahuan, dan keberpihakan pada kemanusiaan semesta. Dengan tuntasnya pelaksanaan DAD, PK IMM Komkip mengharapkan akan lahirnya kader-kader unggul yang siap menyongsong masa depan gerakan lebih progresif dan berdampak. Agenda pengkaderan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dalam mewujudkan Gerakan IMM Berkemajuan.
Hidup Mahasiswa! Hidup IMM!
IMM berkemajuan, gerakan pencerahan!
IMM jaya!
Nov 11, 2025
Magelang, 8 November 2025 – Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (DPM FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang sukses menyelenggarakan kegiatan Upgrading dengan tema “Optimalisasi Kinerja DPM FKIP: Mencetak Anggota Legislatif Mahasiswa yang Kompeten dan Berdampak.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, serta tanggung jawab anggota DPM dalam menjalankan peran legislatif di lingkungan fakultas.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Magelang ini diikuti oleh seluruh anggota DPM FKIP dan anggota legislatif muda serta menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama, Windu Akmal Fauzi, Ketua Umum DPM FAPERTA Universitas Tidar, membawakan materi tentang Pengantar Lembaga Legislatif Mahasiswa, Ia menekankan pentingnya pemahaman struktur, fungsi, dan tanggung jawab lembaga legislatif dalam sistem organisasi kemahasiswaan. Pemateri kedua, Asep Riyanto, Anggota Komisi 1 DPM KM UNIMMA periode 2023/2024, memaparkan materi tentang Persidangan serta mekanisme dalam penyusunan keputusan legislatif mahasiswa yang demokratis dan berlandaskan pada tata tertib organisasi.
Dalam sambutannya, Anifah Sukma Ayu, Ketua Umum DPM FKIP UNIMMA, menegaskan bahwa kegiatan Upgrading bukan sekadar formalitas pelaksanaan program kerja, melainkan sarana pelatihan dan penyatuan visi-misi antaranggota.
“Upgrading DPM FKIP bukan hanya sebagai bentuk pelaksanaan program, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk menyatukan semangat dan visi agar DPM FKIP mampu menjadi wadah aspirasi mahasiswa yang kompeten dan bertanggung jawab,” ujar Anifah.
Sementara itu, Wakil Dekan FKIP, Aditia Eska Wardana, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa DPM merupakan lembaga penting yang wajib hadir di setiap fakultas.
“DPM memiliki peran vital sebagai lembaga pengawas kinerja organisasi kemahasiswaan serta pengadvokasi aspirasi mahasiswa. Lembaga legislatif harus memahami secara mendalam peraturan dan Undang-Undang Keluarga Mahasiswa (UU KM) FKIP agar dapat menjalankan fungsinya secara maksimal,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DPM FKIP dapat memperkuat komitmen dan kemampuan dalam mengemban tugasnya sebagai legislator muda yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan organisasi mahasiswa di lingkungan FKIP UNIMMA.
Nov 4, 2025
“Manajemen Organisasi yang Etis dan Solutif sebagai Wadah Pengembangan Konselor Masa Depan”
Organisasi kemahasiswaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan profesionalitas mahasiswa. Melalui kegiatan berorganisasi, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama, serta mengambil keputusan dengan penuh tanggung jawab. Bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, keterlibatan dalam organisasi juga menjadi sarana pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai etika, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara bijak dan berorientasi pada solusi.
Namun, masih sering dijumpai berbagai kendala seperti lemahnya manajemen, kurangnya koordinasi antaranggota, serta rendahnya pemahaman terhadap etika dalam berorganisasi. Situasi tersebut menunjukkan perlunya pelatihan yang dapat membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial yang berlandaskan etika, kepemimpinan yang efektif, dan keterampilan dalam penyelesaian konflik secara solutif.
Sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra-Dasar (LKMM-PD) dengan tema “Manajemen Organisasi yang Etis dan Solutif sebagai Wadah Pengembangan Konselor Masa Depan” diselenggarakan pada 25–26 Oktober 2025 bertempat di Penginapan Griya Danuri Borobudur. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang organisasi, kepemimpinan, dan etika profesional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep manajemen organisasi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab. Dengan demikian, LKMM-PD 2025 menjadi langkah strategis dalam membentuk calon konselor masa depan yang berintegritas, adaptif, serta siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Oct 29, 2025
Magelang (Agustus 2025) – Tim Asistensi Mengajar Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Magelang (BK UNIMMA) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Magelang. Kegiatan berlangsung selama lima bulan, mulai April hingga Agustus 2025, dengan tujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam praktik layanan bimbingan dan konseling serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah mitra.
Tim yang terdiri dari Muhammad Iqbal Fanani (Ketua), Cintya Ajeng Kumala Dewi (Bendahara), Wasilatut Tazkiyyah (Sekretaris), Abilya Azzahra (PDD), dan Azin Isza Mahendra (Humas) ini berperan aktif sebagai asisten mengajar BK dalam pelaksanaan berbagai layanan, meliputi layanan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, dan konseling individu. Selama kegiatan berlangsung, tim juga mengembangkan media pembelajaran interaktif seperti media pembelajaran interaktif seperti video edukatif, presentasi digital, dan permainan wordwall untuk membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menyenangkan.
Selain melaksanakan layanan, tim juga juga berinovasi dengan membuat media BK untuk mendukung efektivitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Beberapa media yang dikembangkan antara lain: Board Game “Self Love” untuk membantu siswa mengenal dan menghargai diri sendiri, “Gas Efek (Gasaphon Komunikasi Efektif) untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait komunikasi interpersonal secara efektif, “Number Puzzle Card” untuk meningkatkan konsentrasi, kemampuan berpikir logis dan mengatasi kesulitan belajar, Board Game “BK Petualangan sebagai motivasi belajar siswa, dan JENGA “Si Percaya Diri” untuk melatih kepercayaan diri siswa.

“Salah satu tim mahasiswa Asistensi Mengajar saat mempratikkan layanan bimbingan kelompok menggunakan media Board Game “BK Petualangan” di SMP Muhammdiyah 1 Alternatif Magelang”
Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi sekolah mitra karena mendukung pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling secara lebih variatif dan menarik. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik, memperkuat kemampuan komunkasi edukatif, serta mengasah kreativitas dalam merancang media bimbingan dan konseling inovatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaboratif antara Univesitas Muhammdiyah Magelang dan sekolah mitra SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Magelang dapat terus berlanjut dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Sep 16, 2025

Magelang, 15–16 September 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menghadirkan Dr. Ayu Helena Cornelia, B.A, M.Si sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Public Speaking yang digelar di Auditorium UNIMMA. Acara ini bersifat wajib bagi mahasiswa angkatan 2021 dan dirancang untuk membekali calon guru sekolah dasar dengan keterampilan komunikasi yang profesional, islami, dan inspiratif di era global.
Dalam sambutannya, Kaprodi PGSD UNIMMA, Agrissto Bintang Aji Pradana, M.Pd, menekankan bahwa dunia pendidikan terus berubah dan tantangan guru semakin meluas. “Seorang guru tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tapi juga cakap dalam komunikasi. Public speaking memang sering kita anggap bagian dari kompetensi sosial, tapi sejatinya ia menembus semua aspek: pedagogik, profesional, dan kepribadian. Karena itu, pelatihan ini kami hadirkan agar kalian benar-benar siap tampil sebagai pendidik inovatif, islami, dan inspiratif,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya memberikan materi teoritis mengenai teknik public speaking, tetapi juga praktik langsung yang akan diuji dalam sertifikasi kompetensi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan komunikasi di berbagai konteks, baik di ruang kelas maupun di masyarakat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa PGSD UNIMMA dapat lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, memimpin pembelajaran, dan berinteraksi secara profesional. Keterampilan public speaking menjadi bekal penting untuk membangun eksistensi guru yang inovatif, inspiratif, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di era global.