Magelang, 11 Oktober 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang sukses menyelenggarakan kegiatan Administration Organization Training (AOT) dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Administrasi untuk Organisasi Mahasiswa yang Profesional dan Berintegritas.” Kegiatan ini diikuti oleh pengurus organisasi mahasiswa di lingkungan FKIP, meliputi DPM, IMM KOMKIP, HIMA PGSD, HIMA BK, HIMA PGPAUD, serta BEM FKIP sendiri sebagai penyelenggara. Acara ini berlangsung di aula A8 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan total 80 peserta yang terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. AOT ORMAWA FKIP 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FKIP, Aditya Eska Wardana, M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya administrasi yang tertib dan profesional dalam menunjang keberhasilan organisasi mahasiswa.
“Administrasi bukan sekadar tumpukan berkas, tetapi cerminan dari budaya kerja organisasi yang disiplin dan berintegritas. Mahasiswa harus membangun profesionalisme melalui tata kelola organisasi yang baik,” ujar Aditya.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman yang memberikan materi penting sesuai kebutuhan pengurus organisasi mahasiswa. Pemateri pertama, Hijrah Eko Putro, M.Pd., menyampaikan dua topik utama yakni Kesekretariatan dan Administrasi Organisasi serta Tata Kelola Arsip dan Pelaporan. Dalam paparannya, Hijrah menekankan pentingnya dokumentasi kegiatan yang rapi, sistem pelaporan yang terukur, serta kemampuan menulis administrasi yang sesuai dengan kaidah kelembagaan.
“Ketertiban administrasi menjadi fondasi utama bagi organisasi yang ingin maju dan dipercaya,” jelas Hijrah.
Sementara itu, pemateri kedua, Suny Fauziyah, membawakan materi Latihan Tata Cara Persidangan. Materi ini mengupas secara mendalam mekanisme persidangan organisasi mahasiswa, mulai dari pembukaan sidang, tata cara pengambilan keputusan, hingga penyusunan berita acara yang sah dan sesuai prosedur. Melalui sesi praktik persidangan, peserta diajak memahami peran-peran strategis dalam forum organisasi agar dapat menjalankan mekanisme demokratis secara efektif. Tujuan utama kegiatan Administration Organization Training (AOT) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus organisasi mahasiswa FKIP dalam mengelola administrasi kelembagaan secara baik dan benar, menumbuhkan profesionalitas serta integritas dalam berorganisasi, serta memberikan pengalaman praktis melalui materi kesekretariatan, tata kelola arsip, pelaporan, dan tata cara persidangan.
Selain sesi materi, kegiatan juga dilengkapi dengan Forum Group Discussion (FGD) yang membagi peserta berdasarkan peran dan tanggung jawab mereka dalam struktur organisasi, seperti bidang kesekretariatan, keuangan, humas, dan legislasi. FGD ini menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk saling bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring koordinasi antarorganisasi mahasiswa FKIP. Ketua BEM FKIP UNIMMA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan AOT ini merupakan bagian dari komitmen BEM untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi mahasiswa yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada pengabdian.
“Kami berharap, setelah pelatihan ini, seluruh pengurus ormawa FKIP dapat menerapkan sistem administrasi yang lebih tertib dan kolaboratif, sehingga organisasi mahasiswa menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan yang nyata,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi dari peserta, AOT 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas organisasi mahasiswa FKIP UNIMMA. Melalui pelatihan ini, Ormawa FKIP berkomitmen melahirkan kader kader mahasiswa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam profesionalitas, integritas, dan dedikasi terhadap kemajuan fakultas dan universitas.

